Logo
images

Songsong Pemilu/Pemilihan Serentak Tahun 2024, KPU Kota Blitar Hadiri Rakor Mekanisme PAW Hasil Pemilu 2019 Secara Virtual

Blitar, kpu.blitarkota.go.id – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggara Pemilu/Pemilihan serentak Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) Hasil Pemilu 2019 secara daring pada Rabu (08/07). Rapat juga menghadirkan 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam dalam sambutannya menjelaskan bahwa proses PAW Anggota DPRD Provinsi dan PAW Anggota DPRD Kabupaten/Kota tidaklah semata-mata proses administrasi. Lebih daripada itu proses PAW tersebut merupakan proses politik yang melibatkan seluruh aktor politik. Tidak hanya KPU saja yang terlibat, namun Pimpinan Dewan, Pimpinan Partai Politik, Bupati, Gubernur dan Menteri Dalam Negeri terlibat dalam proses PAW. Oleh karena hal tersebut maka dibutuhkan kerja-kerja yang tepat, cermat dan tertib sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai ada kesalahan meskipun itu hanya sedikit.

“Banyaknya permasalahan PAW yang terjadi selama ini tentu harusnya dapat memacu kerja kita agar bekerja lebih berhati-hati dan cermat. Melihat segala proses PAW secara jernih sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan dinamika per politikan yang beragam di masing-masing daerah Kabupaten/Kota, tentu diperlukan pemahaman yang utuh terhadap landasan hukum, peraturan-peraturan yang berlaku dan proses prosedural mekanisme PAW. Dengan munculnya beberapa proses PAW yang abnormal, rekan-rekan KPU Kabupaten/Kota harus dapat mengambil keputusan yang tepat untuk dapat meminimalisir risiko yang terjadi,”tutur Choirul Anam.

Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Propinsi Jawa Timur, Insan Qoriawan menegaskan, Rakor SIMPAW menjadi wahana sharing knowledge dan penguatan kapasitas terkait proses PAW. Mengingat proses PAW bukan hanya sekadar proses adminstrasi saja, melainkan juga melibatkan pihak lain. “Sehingga membutuhkan kerja-kerja yang tertib dalam pelaksanaannya. Dengan system sharing knowledge, maka masing- masing Kabupaten/Kota pemaparan materi tentang mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten/Kota Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019,”ujar Insan.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Blitar, Hernawan Miftakhul Khabib bersama dengan Sub Koordinator Teknis Pemilu dan Hupmas KPU Kota Blitar Ardian Prabowo yang mengikuti jalannya rakor dari awal hingga selesai dalam kesempatannya melaporkan bahwa pada kurun waktu tahun 2019 hingga tahun 2021 terdapat  1 (satu) kali PAW. “KPU Kota Blitar melakukan PAW 1 kali terhadap Anggota DPRD Kota Blitar Hasil Pemilu Tahun 2019 yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa Dapil III atas nama Yasin Hermanto”, tutur Khabib.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Blitar tersebut menuturkan bahwa pada proses PAW yang telah dilakukan oleh KPU Kota Blitar berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Hal itu, tidak terlepas dari peran stakeholder dinas instansi lembaga terkait yang turut serta dalam proses PAW hingga selesai.

Khabib juga menambahkan, perlu adanya kegiatan peningkatan kompetensi SDM mengenai mekanisme PAW semacam rakor ini. “Kiranya sangat penting bagi kami penyelenggara Pemilu di daerah agar menambah khasanah pengetahuan dan keilmuan Pemilu sehingga dapat menumbuhkan pemahaman secara utuh terutama mengenai mekanisme PAW.” Tutur Khabib.(Hms/Kot).


TAG

Dipost Oleh operator website

Operator website

Tinggalkan Komentar