Logo
images

Salah satu peserta pawai lampion dalam kegiatan Grebek Pancasila di Kota Blitar, Rabu 31 Mei 2017

SISI LAIN PELAKSANAAN GREBEG PANCASILA : MOMEN MENGENALKAN DAN MENCINTAI PANCASILA SEJAK DINI

 Written by Ummu Chairu Wardani - Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Blitar

Peringatan hari lahir Pancasila yang di laksanakan di Kota Blitar setiap tanggal 1 Juni dengan rangkaian kegiatan Grebeg Pancasila nya, merupakan satu moment seni budaya  yang kiranya patut kita apreasiasi.

Di balik pro dan kontra atas pelaksanaan kegiatan tersebut di masyarakat, saya ingin sedikit memotret sisi edukatif dibalik kegiatan yang dikemas secara budaya tersebut. Diakui atau tidak, memang butuh waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit untuk pelaksanaan kegiatan hari lahir Pancasila yang di ikuti oleh dinas terkait di instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, organisasi politih serta seluruh segment masyarakat pemerhati budaya di kota Blitar.

Namun jika di lihat dari sisi edukatif pengenalan nilai-nilai luhur bangsa yang terangkum dalam Pancasila, untuk pendidikan karakter putra putri bangsa ini, semahal apapun biaya yang kita keluarkan, akan sebanding dengan hasil yang kita peroleh, dalam hal ini pengenalan Pancasila pada generasi muda khususnya.

Keterlibatan siswa untuk membuat aneka pernak pernik lampion dan hiasan yang terkait dengan Pancasila dan NKRI, merupakan salah satu upaya dalam pendidikan anak yang berkarakter.  Dalam psikologi , pendidikan berkarakter mengacu pada sebuah konfigurasi pendidikan karakter yang berupa : Olah Hati (Spiritual and emotional development), Olah Pikir (intellectual development), Olah Raga dan Kinestetik  (Physical and kinestetic development) serta Olah Rasa dan Karsa (Affective and Creativity development). Secara otomotis,  dalam membuat sebuah kreasi,mereka harus membuat konsep,ide yang tentunya itu butuh belajar dan menggerakkan seluruh kemampuan daya pikir dan nalar yang mereka punya, tentunya dengan bimbingan guru dan orang tua. Mau tidak mau, mereka akhirnya mempelajari dan pada akhirnya akan memahami apa itu Pancasila, serta nilai – nilai yang terkandung di dalamnya.

Disamping kepada siswa yang terlibat dalam pembuatan pernak pernik kegiatan peringatan Grebek Pancasila, nilai pendidikan juga didapatkan oleh anak-anak mulai balita hingga dewasa, yang menikmati acara tersebut. Sejak kecil di benak mereka sudah tertanam berbagai ragam tentang Pancasila. Tampilan lampion yang berwarna warni, beragamnya pakaian dan acara yang disuguhkan dalam rangkaian grebek Pancasila yang diringi musik beragam, tentunya akan menyentuh  sisi olah rasa dan karsa anak yang melihatnya. Dan ini tentunya akan diingat sampai mereka dewasa kelak. Disinilah diperlukan peran orang tua dalam mendampingi putra putri balita mereka saat menonton kegiatan dan mampu menjelaskan setiap pertanyaan yang dilontarkan sang buah hati.

Pancasila adalah milik bangsa Indonesia, merupakan rangkuman nilai – nilai luhur budaya bangsa yang sudah ada sejak Indonesia ini ada. Sudah kewajiban bagi kita semua untuk menjaga dan mengamalkannya. Pancasila tidak cukup dihafalkan, tapi perlu di implementasikan dalam setiap kehidupan kita. Moment peringatan hari lahir Pancasila ini, marilah kita gunakan sejenak untuk mengoreksi diri kita sendiri, sudah sejauh mana nilai – nilai Pancasila ada dalam diri dan kehidupan kita sehari – hari.


TAG

Dipost Oleh komisioner kpu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar

Tinggalkan Komentar