Logo
images

LAKSANAKAN MPLS, SMKN 3 BLITAR KUNJUNGI RPP IR. SOEKARNO

Blitar, kpu.blitarkota.go.id – Rumah Pintar Pemilu (RPP) Ir. Soekarno KPU Kota Blitar menerima kunjungan ratusan siswa SMKN 3 Blitar, Rabu 19 Juli 2017. Kunjungan ini merupakan bagian dari pengenalan informasi kepemiluan dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kunjungan siswa SMKN ini diterima langsung oleh seluruh jajaran komisioner dan sekretariat KPU Kota Blitar.

Kunjungan ini juga menjadi kunjungan dengan jumlah terbanyak sejak RPP Ir. Soekarno diresmikan pada 6 April 2017 lalu, sehingga dalam teknisnya dibagi menjadi 9 (sembilan) kelompok agar ruangan RPP dapat difungsikan secara maksimal. Setiap kelompok kemudian dipandu secara bergantian oleh komisioner berkaitan dengan fungsi-fungsi yang terdapat dalam RPP. Tujuan dan sejarah berdirinya RPP menjadi bahasan yang disampaikan oleh Setyo Budiono selaku Ketua KPU Kota Blitar, “Pendirian Rumah Pintar Pemilu merupakan inisiasi dari KPU RI yang ditujukan untuk memberikan pendidikan politik dan demokrasi khususnya informasi kepemiluan kepada masyarakat terutama pemilih pemula agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Selain itu RPP juga dapat menjadi pusat informasi dan data Pemilu bagi stakeholder maupun siapa saja yang concern terhadap isu-isu kepemiluan, sehingga KPU dalam hal ini tidak hanya melaksanakan fungsi penyelenggaraan Pemilu ansich, tetapi juga dapat memajukan pendidikan politik dan demokrasi di masyarakat.”

Sementara itu, Chairul Umam dari Divisi Perencanaan dan Data menegaskan mengenai pentingnya pemilih pemula dalam penyelenggaraan Pemilu. “Sesuai dengan undang-undang, setiap pemilih yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya, terdaftar sebagai pemilih, dan wajib memiliki KTP Elektronik. Adik-adik yang usianya sudah mendekati 17 tahun dapat melakukan perekaman e-KTP agar dapat terdaftar sebagai pemilih pemula, dan selanjutnya dapat menggunakan hak pilih dalam Pemilu.” Informasi mengenai hal-hal terpenuhinya syarat sebagai pemilih perlu disosialisasikan lebih dini, agar para pemilih pemula tidak kehilangan haknya sebagai pemilih dan dapat terakomodir dalam daftar pemilih yang akurat dan mutakhir.

Penjelasan mengenai peraturan perundangan juga disampaikan secara bernas oleh Herwidi Bastugito dari Divisi Hukum yang selanjutnya juga dilengkapi dengan penjelasan praktik pelaksanaan pemungutan suara di ruang simulasi yang disampaikan secara terperinci oleh Mashudi dari Divisi Teknis. Dalam kunjungan tersebut, sesuai dengan SOP RPP, semua siswa mengunjungi ruang audio visual untuk melihat filmografi dan dokumentasi kepemiluan. Selanjutnya menuju pada ruang peraga sosialisasi dimana dipaparkan secara mendetail data-data Pemilu dan juga miniatur TPS. Siswa kemudian diajak untuk mempraktikkan pemungutan suara di ruang simulasi  dan diakhiri dengan diskusi dan bermain game Pemilu, baik itu Monopoli Pemilu dan Woodball Game Pemilu. Semua rangkaian kegiatan diikuti dengan antusias oleh siswa. “RPP ini menjadi media sosialisasi dan edukasi yang sangat strategis dalam memajukan pendidikan politik dan demokrasi di Indonesia, khususnya diharapkan dapat meningkatkan rasionalitas politik masyarakat. Dengan melahirkan pemilih yang cerdas, tingkat partisipasi masyarakat diharapkan semakin meningkat,” ujar Ummu Chairu Wardhani dari Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat. (DH/RIF/FUN/LUK)


TAG Pemilu, , , , Kpu, ,

Dipost Oleh operator website

Operator website

Tinggalkan Komentar