Logo
images

KPU JAMIN AKSESIBILITAS PENYANDANG DISABILITAS DALAM PEMILU

Blitar, kpu.blitarkota.go.id - Penyandang disabilitas merupakan ciptaan Tuhan yang unik yang memiliki kesamaan hak sebagaimana manusia lainnya. Keniscayaan perubahan paradigma terhadap penyandang disabilitas ini mampu mendorong persamaan hak dalam menyalurkan hak politiknya dalam pemilu. Hal ini disampaikan pada Workshop Formulir Alat Bantu Periksa Pelaksanaan Pemilu Akses bagi Pemilih Penyandang Disabilitas di Hotel Santika Premier Surabaya, Kamis 20 Juli 2017.

Workshop yang dihadiri oleh Divisi Perencanaan Anggaran & Data dan Divisi Teknis dari 38 (tiga puluh delapan) KPU Kabupaten/Kota ini berlangsung interaktif dan dialogis dengan nara sumber yang seluruhnya penyandang disabilitas. Workshop ini merupakan kerjasama antara KPU Provinsi Jawa Timur dengan AGENDA (General Election Network for Disability Acces) sebagai organisasi yang memiliki concern terhadap Pemilu Akses bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

"Bagi KPU, pelayanan terhadap pemilih disabilitas bukanlah norma dan hal baru dalam penyelenggaraan karena merupakan amanat UU dan PKPU,  meskipun diakui perlu banyak optimalisasi yg dilakukan terkait aksesibilitas pemilih disabilitas", tegas Choirul Anam, Divisi Perencanaan Anggaran dan Data KPU Provinsi Jatim.

Sebagaimana jamak diketahui, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dengan tegas telah mengatur dan melindungi hak bagi penyandang disabilitas terutama termaktub dalam Pasal 13 yang dengan rigid menjelaskan tentang hak-hak politik bagi penyandang disabilitas. KPU sebagai pelaksana teknis Pemilu berkepentingan untuk menjamin aksesibilitas bagi penyandang disabilitas agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penyampaian Formulir Alat Bantu Periksa Pelaksanaan Pemilih Akses Bagi Pemilih Penyandang Disabilitas.

Dalam workshop tersebut KPU Kota Blitar diwakili oleh Chairul Umam dari Divisi Perencanaan dan Data serta Mashudi dari Divisi Teknis. “Saya menugaskan  dua orang komisioner dari Divisi Perencanaan dan Data serta Divisi Teknis untuk menghadiri acara sesuai dengan apa yang tercantum dalam isi undangan tersebut, dan diharapkan nanti usai mengikuti workshop ini masing masing  divisi yang telah ditugaskan dapat menyerap dan mempraktikkan materi  tersebut guna meningkatkan aksesibilitas Pemilu Akses di Kota Blitar terutama menghadapi Pemilihan Serentak tahun 2018 mendatang,” demikian disampaikan Setyo Budiono selaku Ketua KPU Kota Blitar. (CHU/ARD/LIS)


TAG Kpu, , , Pemilu, Pilkada,

Dipost Oleh operator website

Operator website

Tinggalkan Komentar