Logo
images

Di Pasific Forum Internasional, KPU Bagi Pengalaman Selenggarakan Pemilihan di Tengah Pandemi

Jakarta, kpu.go.id - Kesuksesan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan Pemilihan 2020 menarik perhatian Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Indonesia untuk memahami prosesnya. 

Bekerja sama dengan International Foundation for Electoral System (IFES), keduanya kemudian mengundang KPU RI untuk hadir sebagai narasumber webinar yang diselenggarakan Kamis (24/6/2021). Kegiatan ini sendiri mengambil tema "Adapting to Covid-19: Indonesia, The United States and The Indo-Pacific. (Session 5 of The Virtual Forum Series). 

Mengawali kegiatan diskusi Pasific Forum International ini, moderator yang juga Executive Center for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte mengatakan latar belakang Kedubes AS menggelar webinar ini adalah karena adanya kesamaan proses demokrasi antara Indonesia dengan Negara Paman Sam. Ditambah adanya pandemi Covid-19 yang membuat pemilu tertunda dan Pemilihan harus mengikuti proses dengan protokol kesehatan. "Dengan webinar ini berharap mendapatkan wawasan bukan hanya pada pemilu yang sudah berlangsung tapi juga untuk pemilu dimasa depan," ujarnya. 

Mewakili KPU RI, Anggota Evi Novida Ginting Manik kemudian menceritakan proses KPU melaksanakan Pemilihan 2020 di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari penghentian tahapan, perubahan waktu pelaksanaan pemungutan suara, hingga penyesuaian proses dan cara peserta pemilihan dan pemilih saat mengikuti tahapan demi tahapan pemilihan. 

Evi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan beragam pihak, menyikapi pandemi yang menurut dia hal baru dalam proses pemilihan kepala daerah. "KPU selalu berkoordinasi intensif bersama dengan gugus tugas Covid-19, Kemendagri, dan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Yang paling intensif sekali KPU melakuan berbagai pertemuan dengan gugus tugas dimana KPU melakukan konsultasi terkait dengan persiapan yang harus dilakukan didalam mengatasi ataupun menghindari terjadinya terpapar Covid-19 ini " ungkap Evi. 

Tak kalah penting Evi mengatakan perlunya penyiapan regulasi, terutama regulasi yang mengatur pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tengah pandemi. Juga penyiapan logistik berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi syarat pemilih dan petugas selama di TPS. "Seperti masker, sarung tangan, penyemprotan di TPS. Itu semua kita lakukan untuk memastikan seluruh pemilih yang datang sehat," tutur Evi.

Terakhir, Evi juga mengungkap upaya KPU untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi disetiap tahapan pemilihan. Yang terbaru adalah pemanfaatan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). "kita gunakan dalam rangka untuk mengurangi penggunaan kertas untuk publikasi dan transparansi serta akuntabilitas sehingga proses penghitungan bisa diakses oleh publik dalam waktu yang cepat," tutup Evi.

Hadir sebagai narasumber lain dalam webinar ini, Director of Program Development & Innovation Center International Foundation For Electoral Systems Staffan Darnolf serta Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar. (humas kpu ri ieam/foto: ieam/ed diR)


TAG

Dipost Oleh operator website

Operator website

Tinggalkan Komentar